--> Deretan Ancaman Siber di Balik Aplikasi Zoom dan Sejenisnya yang Harus Kamu Ketahui | Teknopartner.id

Selasa, 14 April 2020

Deretan Ancaman Siber di Balik Aplikasi Zoom dan Sejenisnya yang Harus Kamu Ketahui

| Selasa, 14 April 2020
Teknopartner.id, Jakarta - Beberapa pakar Kaspersky menyelidik lanscape intimidasi buat aplikasi video conference untuk pastikan keamanan serta kenyamanan proses komunikasi beberapa pemakai. 

Mereka mengklaim sudah mengetahui seputar 1.300 files terdeteksi memakai nama yang sama dengan aplikasi terkenal, seperti Zoom, Webex, serta Slack. 

Aplikasi virtual rapat sekarang sediakan langkah gampang buat orang buat tersambung lewat video, audio atau teks saat tidak terletak fasilitas komunikasi lain yang ada.
sumber : www.businessinsider.sg


Di peluang berikut beberapa aktor kejahatan siber coba mendistribusikan beberapa intimidasi siber dengan kedok aplikasi terkenal. Antara 1.300 files itu, ada 200 intimidasi teridentifikasi. 

Karspersky mengklaim, Senin (13/4/2020), intimidasi umum ialah dua tipe adware yakni DealPly serta UnduhSponsor. 

Kedua-duanya adalah pemasang (installer) yang akan tampilkan iklan atau mengambil modul adware. Piranti lunak itu umumnya ada pada piranti pemakai sesudah didownload dari pasar tidak sah. 

Walau adware bukan tipe piranti lunak beresiko, mereka masih bisa memunculkan efek privacy. Produk Kaspersky sudah sukses mengetahui serta memblok DealPly serta UnduhSponsor. 

Lepas dari adware, pada beberapa masalah, ahli Kaspersky temukan intimidasi yang disamarkan untuk file.lnk--pintas (shortcuts) ke aplikasi. 

Serta, sejumlah besar dari mereka teridentifikasi untuk Exploit.Win32.CVE-2010-2568--kode beresiko yang lumayan lama, tetapi masih menyebar luas--memungkinkan striker menginfeksi beberapa computer dengan malware penambahan. 

Tetapi "Raja" sebetulnya dari aplikasi pertemuan sosial yang namanya terbanyak dipakai oleh beberapa aktor kejahatan siber dalam eksperimen mendistribusikan intimidasi siber ialah Skype. 

Ahli Kaspersky sukses temukan sekitar 120.000 files meresahkan yang memakai nama aplikasi itu. Tidak seperti yang lain, pemakaian nama aplikasi ini tidak cuma diperuntukkan buat mendistribusikan adware, dan juga beberapa malware - terutamanya Trojan. 

"Buat lebih jelas: tidak terletak kenaikan menegangkan dalam jumlah gempuran atau jumlah file yang disamarkan untuk aplikasi pertemuan sosial terkenal. Jumlah aktual dari file-file yang kita melihat ini cukup ada di level moderat, " kata Denis Parinov, ahli keamanan di Kaspersky lewat penjelasannya. 

Lain perihal dengan Skype, aplikasi ini pada intinya telah jadi sasaran buat beberapa aktor kejahatan siber sepanjang tahun sebab populeritasnya. Di saat yang sama, kami berpikir jika, penting buat beberapa orang buat tahu mengenai kehadiran intimidasi seperti itu. 

"Pada kondisi seperti sekarang, saat sejumlah besar dari kita kerja di rumah, penting buat pastikan jika apa yang kita pakai untuk basis pertemuan sosial daring didownload dari sumber resmi, dengan penataan pas serta tidak mempunyai kerentanan berat yang belum ditangani awalnya, " Denis memungkaskan.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar