--> Ini Cara Cek Ponsel Kamu Resmi Atau Black Market, Tak Perlu Khawatir Jika Tidak Terdaftar | Teknopartner.id

Jumat, 17 April 2020

Ini Cara Cek Ponsel Kamu Resmi Atau Black Market, Tak Perlu Khawatir Jika Tidak Terdaftar

| Jumat, 17 April 2020
Teknopartner.id - Mulai esok, Sabtu (18/4/2020), pemerintah mulai memblok hp ilegal ( black market/ BM) melalui pemindaian nomor IMEI, sesuai dengan Ketentuan Menteri Komunikasi serta Informatika No 11 Tahun 2019 yang sudah disahkan. 

Seorang pekerja sedang memeriksa tumpukan ponsel bekas yang akan digunakan sebagai bahan pembuat medali untuk ajang Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020. Gambar diambil pusat fasilitas daur ulang di Tokyo, Selasa (4/7/2017). (REUTERS/ TORU HANAI)
Bagaimanakah cara memeriksa apa hp yang Anda pakai sekarang ialah hp ilegal alias blackmarket/BM, serta mempunyai potensi dikunci atau mungkin tidak? Selanjutnya, bila hp Anda rupanya ialah ilegal, apa yang semestinya dilaksanakan supaya esok tidak terblokir? 

Tiap hp memilik nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity) sebagai nomor jati diri piranti. IMEI itu yang digunakan oleh operator mobile, buat mengenali piranti yang terhubung ke jaringannya. 

Operator mobile selanjutnya menyamakan nomor IMEI yang terletak di piranti, dengan database daftar putih (whitelist) yang dipunyai oleh pemerintah. 

Jika nomor IMEI itu tidak tercatat dalam database pemerintah serta operator, hp itu mempunyai potensi dikunci dari service mobile. Pemilik hp tidak dapat tersambung dengan koneksi mobile, hingga hp tidak dapat digunakan internet, menelepon, atau mengirim SMS. 

Buat tahu apakan hp Anda BM serta mempunyai potensi dblokir atau mungkin tidak, pertama kali Anda perlu cari tahu nomor IMEI. 

Langkah Cek Nomor IMEI Hp 

Buat pemilik iPhone serta iPad, nomor IMEI tercantum di punggung piranti. Sedang di hp Android, nomor IMEI dapat diketemukan dengan buka "Seting" pada hp, serta pilih menu "About Phone ". 

Bila hp cuma memberikan dukungan satu kartu SIM, karena itu nomor IMEI cuma terletak satu. Bila hp memberikan dukungan dua kartu SIM, maka terletak dua nomor IMEI yang tersemat pada hp itu.  

Kecuali memakai langkah di atas, Anda dapat juga mendesak angka *#06# di aplikasi dialler hp, buat memeriksa IMEI hp Anda. Saat sinyal pagar paling akhir diketikkan, karena itu info nomor IMEI akan tampil di monitor hp. 

Langkah yang lain, Anda dapat lihat kotak pemasaran hp. Di salah satunya bagian umumnya terletak stiker atau merek yang tampilkan info berkaitan jati diri hp, termasuk juga nomor IMEI. 

Disamping itu, Anda dapat juga memeriksa hp Anda dengan memeriksa Izin Postel serta memvalidasi nomor sertifikat Postel di tiap piranti. 

Sertifikat ini mengidentifikasi jika piranti telah berhasil lolos uji transmisi serta penerimaan signal radio dari DIrektorat Jenderal Sumber Daya serta Piranti Pos serta Informatika (SDPPI) Kementerian Kominfo. 

Nomor sertifikat Postel ini umumnya bisa didapati di merek pada kotak pemasaran yang memberikan info nomor IMEI, bila piranti itu berbentuk hp, seperti terlihat pada gambar di bawah. 

Langkah Cek IMEI di database Kemenperin 

Selanjutnya, sesudah Anda tahu berapakah nomor IMEI yang akan dilihat, Anda langsung bisa buka halaman imei.kemenperin.go.id pada browser Anda. 

Selanjutnya masukan nomor IMEI piranti barusan ke kolom isian yang ada, buat penelusuran. 

Bila ada tulisan "IMEI tercatat di database Kemenperin" karena itu bisa dinyatakan piranti yang Anda punya sudah dialokasikan melalui jalan sah. 

Bagaimana bila IMEI tidak tercatat? 

Jika IMEI hp Anda belum tercatat di situs Kemenperin, bisa saja hp itu ialah piranti blackmarket (BM) yang masuk ke Indonesia dengan tidak sah. 

Tetapi, jangan cemas, pemerintah masih memberi waktu "pemutihan" buat hp-ponsel BM, sebelum 18 April 2020. Berarti, masih terletak waktu buat Anda pemilik hp BM buat masukkan IMEI hp Anda ke daftar whitelist, supaya tidak diblokit. 

Bagaimana triknya? 

Cukup hanya menempatkan kartu SIM aktif di hp yang IMEI-nya belum tercatat barusan. 

Hp BM yang tersambung dengan service semua perator mobile di Indonesia, sebelum 18 April 2020, atau sampai 17 April larut malam kelak, masih dapat berhasil lolos dari penutupan. 


Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar