--> Jutaan iPhone Terancam Dibobol Hacker, Ketahui Sebabnya | Teknopartner.id

Senin, 27 April 2020

Jutaan iPhone Terancam Dibobol Hacker, Ketahui Sebabnya

| Senin, 27 April 2020
Teknopartner.id - Saat ini Apple menghadapi masalah besar soal keamanan, setelah dilaporkan adanya bug atau celah keamanan pada iOS. Hal ini bisa berdampak pada jutaan iPhone lama maupun baru. Temuan ini membuat pemilik iPhone harus berhati-hati.

Menurut laporan majalah Forbes, perusahaan keamanan ZecOps mengklaim bahwa setiap iPhone dan juga iPad yang menjalankan sistem operasi versi iOS 6 atau yang lebih baru rentan terhadap serangan peretasan jarak jauh. Laporan dari ZecOps telah dikonfirmasi oleh Apple.

Pengguna I Phone Diminta untuk Terus Waspada (foto: liputan 6)

Apa yang ditemukan oleh ZecOps ini adalah kerentanan serius dalam aplikasi bawaan iOS, yaitu "Mail" yang memungkinkan penyerang untuk membobol iPhone dari jarak jauh dan mendapatkan kendali atas kotak masuk mereka.

ZecOps tidak hanya menemukan bahwa serangan dapat terjadi tanpa sepengetahuan pemilik iPhone, tetapi juga telah terjadi selama lebih dari dua tahun yang lalu, dengan serangan pertama yang terdeteksi sejak Januari 2018.

ZecOps menemukan bahwa serangan lebih mudah dilakukan di iOS 13 ketimbang generasi iOS sebelumnya. Misalnya, ZecOps menjelaskan bahwa dengan iOS 12, penyerang mengharuskan pengguna iPhone untuk membuka email jahat yang dikirimkan peretas. Tetapi di iOS 13, itu dapat dipicu tanpa bantuan, hanya dari aplikasi Mail yang dibuka di background, tanpa membuka email yang dikirimkan.

Dalam laporan Reuters, Apple pada hari Rabu (22/4) mengakui kerentanan yang ada dalam perangkat lunaknya untuk aplikasi Mail di iPhone dan iPad, dan perusahaan mengatakan telah mengembangkan perbaikan dalam pembaruan yang akan datang ke jutaan perangkat yang telah dijual secara global.

Namun Apple telah mengkonfirmasi kepada media Vice Motherboard, bahwa mereka telah menambal atas kerentanan di iOS 13.4.5 beta terbaru dan akan mempercepat peluncurannya dalam waktu dekat.

Namun, pada hari Kamis (23/4), Apple membantah bukti ZecOps bahwa peretasan telah digunakan terhadap pengguna iPhone atau iPad di seluruh dunia.

BACA JUGA: 3 Tips Penting untuk Pemakaian Smartphone Harian Tetap Aman

"Kami telah menyelidiki dengan seksama laporan peneliti berdasarkan informasi yang diberikan. Akhirnya telah menyimpulkan masalah ini tidak menimbulkan risiko langsung bagi pengguna kami," kata Apple dalam sebuah pernyataan.

"Peneliti mengidentifikasi tiga masalah di Mail, tetapi mereka sendiri tidak cukup untuk mem-bypass perlindungan keamanan iPhone dan iPad, dan kami tidak menemukan bukti bahwa mereka digunakan terhadap pelanggan," tambahnya.

Menanggapi pernyataan Apple, ZecOps mengatakan pihaknya menemukan bukti peretasan terkait terhadap "beberapa organisasi" dan mereka akan membagikan informasi teknis tambahan begitu Apple merilis pembaruan peranti lunaknya kepada publik.

ZecOps menyatakan ada dua cara untuk tetap aman dari serangan hacker. Pertama, nonaktifkan aplikasi Mail, Kedua, gunakan aplikasi pihak ketiga, seperti Gmail atau Outlook.

Teknik peretasan yang dilakukan pada iPhone dapat memengaruhi jutaan orang karena popularitas perangkat ini di dunia. Pada 2019, Apple mengatakan ada sekitar 900 juta iPhone yang digunakan secara aktif di seluruh dunia. Semoga saja peretasan ini tidak berdampak serius kepada penggunanya. (ded)

BACA JUGA: Tips Sederhana Hapus Semua History di Facebook

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar