--> Pemberlakuan IMEI, Solusi jika Ponsel Kita Hilang | Teknopartner.id

Rabu, 15 April 2020

Pemberlakuan IMEI, Solusi jika Ponsel Kita Hilang

| Rabu, 15 April 2020

Teknopartner.id - Kabar baik kembali menghampiri dunia teknologi, nih. Khususnya pengguna telepon genggam, smartphone, dan yang lainnya. Wacana yang telah lama digadang-gadangkan akan adanya validasi nomor Internasional Mobile Equipment akhirnya mendapat titik terang. 

Pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika yang juga bekerja sama dengan Kementrian Perindustrian akhirnya ketuk palu akan peraturan IMEI. Peraturan tersebut akan diberlakukan mulai tanggal 18 April 2020 mendatang.

image: tribunkalteng.com
Dilansir dari republikaonline.co.id Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian, Janu Suryanto mengatakan bahwa penerapan kebijakan IMEI tidak hanya berlaku untuk ponsel saja, namun juga merangkap perangkap elektronik yang tersambung dengan jaringan internet seluler.

Janu Suryanto juga menyarankan kepada konsumen yang akan membeli ponsel untuk segera mengecek kode IMEI ponselnya, yang jika tidak bisa “on” berarti ponsel anda Black Market (BM). Menurutnya, pemberlakuan IMEI ini juga sudah dilakukan oleh negara-negara lainnya seperti India, Australia, Mesir dan Turki. 

Tujuan pemberlakuan peraturan IMEI ini tentunya untuk menghindari penipuan barang-barang elektronik di pasar Black Market  yang tentunya sangat merugikan negara dan produsen asli.

Menariknya, validasi nomor IMEI ini dapat digunakan untuk memecahkan masalah ponsel yang hilang atau dicuri. Hal ini disampaikan oleh Kepala Subdirektorat Kualitas Layanan dan Harmonisasi Standard Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bapak Nur Akbar Said.

 Sekarang anda harus tahu, nih, bagaimana caranya memanfaatkan validasi IMEI untuk memblokir ponsel anda jika hilang atau dicuri. Caranya cukup mudah, anda terlebih dahulu melaporkan kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan surat kehilangan.

image: google.com/IMEI
Selanjutnya, anda bisa mendatangi operator seluler yang anda gunakan (misal: Telkomsel), pihak operator akan memasukan data ke sistem Equipment Identity Register (EIR) yang otomatis akan terhubung dengan Centralized Equipment Identity Register (CEIR) milik pemerintah.

Selanjutnya Centralized Equipment Identity Register (CEIR) akan mengeluarkan status bahwa ponsel tersebut masuk ke dalam black list. Dengan demikian, seluruh operator tidak dapat memberikan izin pengaktifan terhadap ponsel tersebut.

Tentu saja kabar ini sedikit melegakan kita jika suatu saat kita mengalami kehilangan ponsel. Biasanya yang paling kita takutkan jika hal itu terjadi adalah ketika ponsel kita ditemukan atau dicuri kemudian mereka melakukan tindakan pembajakan atau perusakan terhadap data yang ada di dalam ponsel kita.


Semoga saja, ya, kebijkan pemerintah mengenai validasi IMEI ini bermanfaat buat kita semua. (Ded)

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar