Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 April 2020

Aplikasi 2FA, Bantu Lindungi Akun Media Sosial Anda

Aplikasi 2FA, Bantu Lindungi Akun Media Sosial Anda

Teknopartner.id - Zaman memang semakin edan sobat. Alih-alih ikut berkontribusi dalam menanggulangi di tengah bencana dan krisis, ada saja orang yang  malah menjadikan momen keprihatinan ini sebagai kesempatan untuk mencari keuntungan finansial tanpa mengindahkan etika dan nasib orang lain.

Akun media sosial siapa saja saat ini bisa menjadi target peretasan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.   Sekadar pengingat, jagat maya beberapa waktu lalu dihebohkan kasus-kasus peretasan akun layanan ojek online.
Ilustasi setting aplikasi 2FA

Di antaranya, ada beberapa orang pesohor yang kehilangan akses terhadap akun ojek online mereka dan saldo di dompet elektronik yang terpaut ke akun tersebut pun lenyap.

Usut punya usut, ternyata mereka menjadi korban social engineering atau rekayasa sosial. Saat itu, mereka teperdaya oleh pelaku, sehingga secara tak sadar menyerahkan OTP (One-Time-Passcode) kepada pelaku. Kontan, si pelaku mendapat akses penuh atas akun tersebut dan menghabiskan saldo di dompet elektronik.

Selain dengan teknik social engineering, teknik lain yang dapat digunakan pada praktik ini adalah SIM Card swapping. Tetunya, teknik ini memerlukan kemampuan lebih tinggi dan dukungan alat lainnya.

Contoh kasus di atas menunjukkan salah satu kelemahan verifikasi atau autentikasi dua langkah (two-factor-authentication, 2FA) berbasis OTP via SMS. 

Sebagai alternatif OTP berbasis SMS, kamu bisa mencoba aplikasi 2FA seperti Authy dan Google Authenticator. Kedua aplikasi itu juga sudah mendukung berbagai layanan populer seperti Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat, Gmail, dan banyak layanan lainnya.

Jadi, apabila seseorang mencoba mengakses aplikasi yang terhubung dengan aplikasi 2FA, dia harus memiliki akses ke kode TOTP yang hanya ada di aplikasi 2FA yang terpasang di perangkat milik pengguna. 


Singkat kata, meski seseorang mampu melakukan SIM Card swapping, misalnya, itu sia-sia saja karena kunci untuk masuk ke akun yang menjadi target adalah TOTP. Silahkan sobat otak-atik sendiri semoga saja informasi ini bermanfaat. (ded) 
8 Cara Ampuh  Melindungi Diri dari Penipuan Online Saat Ini

8 Cara Ampuh Melindungi Diri dari Penipuan Online Saat Ini

teknopartner.id - Zaman memang semakin edan sobat. Alih-alih ikut berkontribusi dalam menanggulangi di tengah bencana dan krisis, ada saja orang yang  malah menjadikan momen keprihatinan ini sebagai kesempatan untuk mencari keuntungan finansial tanpa mengindahkan etika dan nasib orang lain.

Banyak bukti yang menunjukkan terjadinya peningkatan tajam dalam serangan siber di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, dengan mengatasnakamakan Covid-19 sebagai sarana untuk meraih keuntungan secara ilegal.

Ilustrasi Kejahatan Siber (image: medium.com)

Bukti-bukti tersebut mencakup lebih dari kemunculan lebih dari 100.000 domain baru yang didaftarkan dalam beberapa minggu terakhir yang mengandung kata-kata seperti 'covid', 'virus', 'corona' dan lainnya.

Meskipun beberapa domain mungkin memang sah atau terlegitimasi, namun domain-domain baru ini kemungkinan besar akan saling terkait dan digunakan sebagai sarana untuk menyebarkan malware ke pengunjung yang tidak menaruh curiga.

Dalam situasi seperti ini kita pun akan semakin sulit menentukan mana domain yang bisa dipercaya atau valid untuk dijadikan rujukan informasi. 

Bagi jutaan orang yang bekerja dari rumah, ada baiknya mengadopsi langkah-langkah keamanan yang biasa diterapkan di kantor. Sebab di dalam situasi seperti saat ini, hampir semua orang selalu mencari informasi terkini dan teraktual tentang wabah Corona ini.

BACA JUGA: Inilah 4 Tips Memperbaiki Flashdisk Rusak, Tidak Terbaca hingga Terkena Air

Sehingga kemungkinan untuk terpapar scam menjadi lebih besar daripada ketika mereka kerja di kantor yang telah dilengkapi sistem keamanan yang lebih ketat.

Berikut ini delapan tips  yang bisa melindungi Anda dari serangan siber yang biasa dilancarkan, ketika sedang bekerja dari rumah: 

1.Pencarian Online 

Pelaku kejahatan dunia maya atau hacker telah terindikasi memanfaatkan pencarian online untuk tujuan tidak baik. Mereka menempatkan tautan ke situs yang menyebarkan malware, atau yang berisi iklan yang muncul dari hasil pencarian terhadap situs atau media sosial.

Selalu aktifkan pemfilteran situs pada perangkat lunak anti-virus. Yang tidak kalah penting gunakanlah hanya  situs-situs media tepercaya dan kredibel saja ketika Anda ingin mendapatkan informasi.


2. Gaming

Hati-hati untuk mengakses dan bermain game dengan menggunakan perangkat yang biasa Anda gunakan untuk bekerja dan mengakses server pekerjaan anda. Jika anda memang hobi bermain game sebagai pelepas penat, maka gunakan email khusus yang tidak terhubung dengan akun kerja anda.

Sebaiknya, Anda tidak sembarangan mengunduh aplikasi gaming. Jika memang membutuhkan, unduhlah aplikasi-aplikasi yang disediakan oleh sumber tepercaya seperti Google Play dan Apple stores. 


3. Konferensi Video

Selalu sertakan password agar tidak sembarangan orang asing muncul dan bergabung. Kemudian, tinjau kembali pengaturan privasi, nyalakan notifikasi sehingga Anda tahu kapan seseorang bergabung, menonaktifkan fungsi 'join before host'.


4. Internet of Things

Konektivitas di berbagai perangkat ke internet, seperti lemari es, TV, hingga peralatan rumah lainnya, membuka peluang baru bagi pelaku kejahatan siber untuk menciptakan metode serangan baru pula.

Banyak item Internet of Things yang dalam produksinya masih belum sepenuhnya memperhatikan faktor keamanan. Untuk itu, sangat penting  bagi Anda untuk mengubah kata sandi yang disertakan saat pembelian.


5. VPN

Router di rumah yang terhubung ke penyedia layanan internet seringkali kita biarkan saja berada di tempatnya dalam waktu yang lama tanpa peduli bahwa perangkat tersebut masih menggunakan firmware usang.

Ini yang membuat router rumahan menjadi sangat rentan. Solusi yang mudah Anda terapkan adalah dengan memastikan apakah Anda sudah menginstal firmware terbaru dan apakah kata sandi sudah diubah. 


6. Phishing

Pencurian informasi melalui phishing merupakan metode serangan yang populer di Indonesia karena metodenya yang melibatkan pengiriman massal atau email/pesan individu yang dibuat secara khusus.

Metode ini menggunakan teknik pendekatan ala marketing. Pelaku kejahatan siber akan mengirimkan pesan-pesan yang seolah-olah mendorong Anda untuk tertaut dengan informasi terkini tentang Covid-19. 


7. Penipuan Online

Banyak pelaku kejahatan dunia maya yang saat ini menggunakan cara seolah-olah menjual produk-produk yang sedang langka di pasaran dan banyak dibutuhkan untuk keperluan penanganan Covid-19.

Selain seolah-olah menjual produk, mereka juga menawarkan layanan pengiriman ke pihak yang dituju oleh pembeli. Untuk menghindarinya, belilah hanya dari situs jual beli online terpercaya saja.

BACA JUGA: Tips Sederhana Hapus Semua History di Facebook

8. Cloud

Karena cloud memainkan peranan penting dalam menghadirkan software sebagai layanan, sebaiknya tanyakan kepada ahli IT untuk memastikan bahwa infrastruktur firewall perusahaan telah menerapkan threat intelligent yang mampu melihat lalu-lintas masuk dan keluar dalam jaringan. (Ded)

Tips Sederhana Hapus Semua History di Facebook

Tips Sederhana Hapus Semua History di Facebook

Teknopartner.id, Jakarta - Entah benar ataupun tidak, aplikasi Facebook nyatanya lebih memahami diri kamu melebihi yang kamu inginkan.

sumber: pixabay

Nah, tentunya ketika menggunakan facebook, pastinya kamu ingin menjaga privasi ketika beraktivitas di Facebook, maka hal-hal berikut ini dapat menjadi bahan pertimbanganmu.

Melansir informasi dari laman Ubergizmo, berikut ini beberapa cara mudah untuk menghapus history (riwayat pencarian) di Facebook.

Bukan hanya itu saja, melalui cara ini kalian juga dapat menghapus history lokasi atau activity log yang mengungkap darimana saja kamu login akun media sosial tersebut.


Baiklah berikut ini tips mudah untuk menghapus history facebook.

Hapus Riwayat Pencarian di Facebook

Dari hari ke hari, kalian pasti pernah melakukan pencarian seperti mencari page atau perusahaan, teman, video, dan masih banyak lagi di Facebook.

Terkadang, itu  dapat membuat sedikit memalukan atau kamu mungkin tidak ingin diketahui pernah mencari apa saja di kotak pencarian media sosial tersebut.

Bila ya, kamu dapat melakukan hal ini.
  1. Buka Facebook di browser PC atau akses aplikasinya di smartphone kamu.
  2. Klik di kolam pencarian atau Search bila kamu buka di browser, sementara klik ikon kaca pembesar di laman utama aplikasi saat pakai perangkat mobile.
  3. Klik tanda "X" di samping pencarian untuk menghapusnya. Seperti di browser,  kamu cukup klik tanda "X" untuk menghapus atau tap "Clear Searches".
Nah itu dia tips yang dapat teknopartner berikan. Semoga tipsnya bermanfaat ya!

Jumat, 24 April 2020

Ini Dia Teknik Ampuh Atasi Email Phishing Virus Corona Menurut Anjuran Google

Ini Dia Teknik Ampuh Atasi Email Phishing Virus Corona Menurut Anjuran Google

Teknopartner.id- Sekarang kejahatan di dunia maya dengan modus penipuan melalui email atau yang lebih sering dikenal dengan metode phishing naik tajam. Banyak orang yang memanfaatkan wabah virus corona yang semakin meluas di banyak negara termasuk Indonesia.

sumber: liputan6.com

Hal tersebut menjadikan banyak pemakai yang tidak berhati-hati menjadi korban penipuan saat menerima email phishing yang sejatinya hanya pura-pura dan memberikan informasi sesat terkait virus corona (COVID-19).

Google pun segara melakukan tindakan dengan menyarankan sedikit tips untuk para pengguna agar tak mudah tertipu lewat email phishing tersebut.

Google menyebutkan bahwa pengguna jangan terburu-buru dalam mengklik tautan (link) yang terdapat di sebuah email. Pasalnya apabila salah tekan, maka mungkin saja informasi pribadi seperti alamat rumah kamu dapat diketahui oleh pemilik situs tersebut.

Pengguna harus benar memastikan terlebih dahulu apakah situs yang akan mereka dikunjungi merupakan situs legal atau hanya situs penipu abal-abal.

contoh malware : cahyasri.web.id
Kewaspadaan lainnya adalah dalam membuka dokumen berhubungan dengan informasi virus corona. Pasalnya akhir-akhir ini banyak hacker yang melakukan penanaman malware di file yang mereka kirimkan melalui email.

Google sendiri pun telah berupaya untuk memfilter email berbahaya tersebut serta  dikategorikan sebagai email spam supaya pengguna juga tidak perlu sibuk melakukan pengecekan apakah email tersebut berbahaya atau tidak. (ahm)

Kamis, 23 April 2020

Terbaru: OONI Aplikasi untuk Mengendus Sensor Internet

Terbaru: OONI Aplikasi untuk Mengendus Sensor Internet

Teknopartner.id - Kebebasan berinternet bukanlah sebuah keniscayaan. Banyak pemerintahan tidak demokratis memblokir situs web yang tidak disukai atau mengontrol ketat aktivitas internet warganya. Ketakutan bisa dilacak dan ditemukan. Tujuannya mengerem kreativitas dan keingingan pengguna internet untuk menyuarakan aspirasi mereka  secara bebas.

images / Westend61 Provided by Deutsche Welle

Ada untungnya juga, sih di dunia ini banyak kacker yang handal. Untuk mempersulit pelacakan dari jawatan pemerintah, hacker yang kreatif mengembangakan sistem seerti Tor-Network atau mesin pencari, dengan perangkat ini pengguna alias user bisa berselancar secara anonim. Agar user di negara-negara yang menerapkan sensor media. user punya akses bebas ke informasi yang diblokir, ada layanan seperti Psihphon atau akses via VPN.

BACA JUGA: Whatsapp Rilis Stiker Menarik Dengan Tema Social Distanting

Faktanya OONI Mengungkap Sensor Internet

Namun perang melawan sensor internet ibarat permainan “petak umpet“ terus menerus berlanjut. Para pengembang perangkat lunak kadang juga perlu bantuan dari pengguna, yang dibantu pengembangan program softwarenya.

Pada 21 April, Open Observatory of Network Interference (OONI) meluncurkan app OONI versi uji coba. Aplikasi ini memungkinkan para pengguna menemukan beragam bentuk sensor internet. Disamping itu sekaligus juga mengontrol kecepatandan dan daya jaringan dalam streaming video.

“Targetnya, mengungkap pemblokiran situs web global,“ ujar Oliver Linow pakar IT DW. “Sebelumnya sudah dirilis app untuk Android. Sekarang diluncurkan app untuk Windows dan Mac OS,“ tambah Linow.

Hasil pelacakan, secara otomatis dipublikasikan untuk umum oleh OONI. Jika user tidak menghendaki hal ini, mereka bisa mengubah dan menyesuaikan penyetelan app-nya.

Tujuannya untuk berikan tekanan politik

Pengembang OONI hendak menghimpun sebanyak mungkin data sensor internet dan mempublikasikannnya, dengan harapan dapat menimbulkan tekanan politik.

Konkretnya, app menguji apakah ada pihak yang memblokir akses ke situs web atau media sosial seperti WhatsApp, Facebook Messenger dan Telegram. Hal yang sama dilacak OONI di Tor Network dan Psiphon.

App mengenali lebih jauh, apakah penyedia jasa telekomunikasi atau pemerintah memasang apa yang disebut “Middleboxes“. Ini adalah mekanisme yang mengontrol lalu lintas internet. Middleboxes juga menjadi salah satu alat terpenting untuk sensor internet untuk melacak, situs web apa yang diblokir.

OONI-App selain versi bahasa Inggris juga diluncurkan dalam bahasa Cina, Rusia, Prancis, Turki, Thai, Italia, Katalan Yunani, Slowak, Portugis dan Jerman. Bahasa Indonesia belum ada, ya Sobat. Tapi tenang aja, tidak butuh waktu lama sepertinya. nanti bakal ada terbitan versi bahasa Indonesia 

Resiko Tetap Ada

"Setiap orang bisa mengunduh app ini dan dengan itu mengoperasikan pemindainya. App kemudian akan mengecek, apakah dari setiap CPU perangkat, penyedia layanan jasa bisa diakses,“ ujar pakar IT DW Linow. Artinya, OONI perlu sebanyak mungkin relawan yang ikut serta. “Datanya akan dihimpun dan dianalisis oleh OONI,” tegasnya.

Mereka yang mengoperasikan situs web dan memiliki praduga diblokir oleh seseorang atau instansi, bisa meregistrasikan situsnya di OONI. App akan mengecek, apakah dugaan ini benar atau tidak. “Ada daftar panjang yang akan dianalisa oleh app. Jika orang masuk ke web dengan URL yang mereka minta di manapun, ini juga akan dikontrol,“ kata Linow.

BACA JUGA: 60 Satelit Internet Starlink akan Diluncurkan Space X

Walau begitu, para user pada dasarnya juga harus waspada. Pemakaian app itu tidak 100% bebas risiko. Kemungkinan pihak tertentu juga bereaski terhadap app ini dengan tindakan represi atau bahkan pemenjaraan. (MSN)

Rabu, 22 April 2020

Peringati Hari Bumi ke-50, Google Buat Permainan Interaktif Lebah, Coba Mainkan

Peringati Hari Bumi ke-50, Google Buat Permainan Interaktif Lebah, Coba Mainkan

Teknopartner.id - Ada yang berbeda nih, kali ini Google ikut serta secara aktif dalam memperingati  Hari Bumi. Google memperingati Hari Bumi ke 50 tahun 2020 yang jatuh pada hari ini, Rabu (22/4/2020), lewat  doodle dalam bentuk permainan interaktif yang ditampilkan pada halaman utama  pencarian. Hari Bumi pertama kali dirayakan pada 1970 dan saat ini merupakan  peringatan global yang melibatkan 193 negara.

Permainan interaktif yang ditampilkan Google pada peringatan Hari Bumi kali berfokus pada spesies yang hampir punah, yaitu lebah. Kali ini pihak Google bekerja sama dengan Honeybee Conservancy yang berbasis di New York City, permainan sederhana ini menunjukkan peran penting lebah dalam mempertahankan produksi ekologis di Bumi.

Ilustrasi: Permainan lebah ini bisa anda mainkan di halaman utama Google

Pendiri dan direktur Honeybee Conservancy, Guillermo Fernandez, menjelaskan kepada Google alasannya mendirikan konservasi lebah.

Fernandez pindah ke Amerika Serikat pada usia 1 tahun dan hidup di lingkungan multi-etnis di daerah perkotaan yang miskin. Menurutnya, masyarakat di sana sangat sulit mencari buah atau sayuran segar karena sebagian besar supermarket hanya menyediakan makanan olahan dan restoran lokal hanya menjual makanan cepat saji.


"Tidak ada pohon atau tanaman yang terlihat. Jadi saya memulai Honeybee Conservancy pada 2009 dengan dua alasan utama. Pertama, saya ingin membantu menyelamatkan lebah. Kedua, saya ingin menemukan cara untuk memberdayakan masyarakat yang kurang mampu untuk menghasilkan makanan sehat dan lingkungan yang asri," ucap Fernandez, seperti dikutip laman resmi Google.

Menurut Fernandez, doodle Hari Bumi 2020 kali ini menjelaskan dampak yang dimiliki seekor lebah pada tanaman dan hibitat yang dikunjunginya.

Fernandez juga meminta masyarakat untuk membantu menyelematkan populasi lebah dalam berbagai cara, seperti mendukung peternak lebah lokal dengan cara membeli madu dan produk lainnya, membuat tempat berlindung yang aman untuk lebah asli, dan menanam tanaman penyerbuk.

Dalam permainan yang disediakan Google kali ini, pengguna dapat mengklik tombol "Play" untuk memulai. Pengguna akan disuguhi musik latar belakang yang menenangkan dan juga informasi singkat mengenai lebah. Setelah itu,  pengguna bisa mengarahkan kursor untuk menggerakkan lebah ke bunga-bunga yang tumbuh di hutan untuk diserbuki.

Permainan ini tidak memiliki akhir, sehingga pengguna dapat membantu lebah untuk menyerbuki bunga tanpa batas. Google doodle Hari Bumi 2020 ini muncul di halaman utama google di seluruh dunia. (Ded)

Minggu, 19 April 2020

Cegah Kebocoran Data Saat Berinternet dengan Cara-Cara Ini

Cegah Kebocoran Data Saat Berinternet dengan Cara-Cara Ini

Teknopartner.id - Selama masa physical distancing  ini, keramaian lalu lintas dunia internet jauh semakinpadat. Orang semakin sering menggunakan internet untuk berbagai kebutuhan. 

Baik itu untuk berkomunikasi, belajar, bekerja, atau sekadar menghilangkan rasa bosan di rumah dengan mencari hiburan di internet. Namun tanpa disadari, aktivitas di dunia internet tersebut juga memiliki risiko terhadap keamanan data pribadi.

Keamanan data pribadi memang sudah menjadi keharusan bagi siapa saja. Siapa, sih  yang ingin data pribadinya diketahui orang. Sudah selayaknya pengguna internet waspada akan privasi data, di tengah disibukkan dengan aktivitas di internet. Berikut ini Teknopartner.id merangkum beberapa cara agar tetap aman berinternet. Yakni sebagai berikut:

1. Gunakan Selalu Aplikasi dan software yang Legal

image: aplikasi di play store

Aplikasi yang legal adalah aplikasi yang memiliki hak cipta atau hak paten biasanya aplikasi yang legal tersedia di google play untuk android dan apple store untuk i phone. Untuk di PC, gunakannlah software yang legal. Jangan menggunakan crack, dan fitru tambahan lainnya yang tidak jelas.

2. Pilih Kata Sandi yang Unik dan Kuat 

image: google.com

Kata sandi yang lemah memiliki kerentanan untuk dapat dibobol  lewat jaringan internet. Gunakan kata sandi yang panjang dengan menggabungkan dua kata atau lebih yang tidak saling berkaitan. 
Anda juga dapat menggunakan angka atau karakter khusus. Buatlah kata sandi pengguna setidaknya sepanjang delapan karakter atau minimal 12-15 karakter.


3. Hindari Malware yang Mencurigakan

image: google.com

Malware dan phising merupakan bentuk ancaman terhadap keamanan di dunia maya yang terus-menerus terjadi. Sudah tahu belum apa itu Malware? Malware adalah singkatan dari Malicious Software. Merupakan suatu perangkat lunak yang dirancang dengan memiliki tujuan untuk merusak sistem pada jaringan komputer ataupun server tanpa diketahui oleh penggunanya.

Selama ini kita lebih mengenalnya dengan  istilah virus. Namun penggunaan istilah tersebut kurang tepat karena pada dasarnya virus itu sendiri termasuk ke dalam salah satu dari Malware.

Sementara, spear phishing adalah merupakan jenis penipuan yang lebih mengarah dan memiliki target yang lebih spesifik. Penipuan seperti ini biasanya dilakukan melalui email, telpon, SMS,  dengan cara mengaku sebagai perwakilan dari bank atau kartu kredit tertentu, lembaga keamanan, lembaga kesehatan, dan organisasi lainnya. Pokoknya jangan percaya, ya sobat.

Jika kita menemukan hal-hal tersebut di jaringan internet kita , maka jangan diklik, atau direspon dengan cara memberi identitas diri.

Tanda-tanda email atau pesan yang mencurigakan adalah biasanya terdapat banyak kesalahan tata bahasa atau ejaanalamat dari pengirim tidak lazim, menjanjikan sesuatu yang tampaknya tidak realistis, meminta pengguna untuk masuk melalui email, atau situs tertentu dan meminta untuk membuka atau mengunduh dokumen yang tidak dikenal.

4. Rutin Perbarui Software dan Aplikasi di Perangkat

image: google.com
Tindakan memperbarui software di komputer, tablet, dan ponsel penting dilakukan agar perangkat tetap aman. Pembaruan tersebut dapat memperbaiki bugs, kerentanan software, dan masalah keamanan dari malware.

Memperbarui aplikasi di telepon pintar dan sistem operasi secara rutin membuat perangkatmu lebih aman. Biasanya permintaan perbaharui aplikasi datang secara resmi dari aplikasi yang kita gunakan. Tentu mereka lebih tahu jika aplikasi yang kita gunakan sekarang perlu pembaharuan karena ada suatu hal dengan aplikasi yang lama. (Ded)





Facebook Berani Tiadakan Event Tahunan Terbesar Mereka Demi Keselamatan

Facebook Berani Tiadakan Event Tahunan Terbesar Mereka Demi Keselamatan

Teknopartner.id - Baru-baru ini flatform facebook memutuskan untuk menunda seluruh event yang akan mereka gelar.  Terutama yang mengundang banyak orang, hingga tahun depan. Informasi ini diumumkan langsung oleh CEO sekaligus founder Facebook, Mark Zuckerberg.

Dikutip dari situs Engadget, Sabtu (18/4/2020), Mark Zuckerberg menegaskan bahwa  perusahaannya  sudah memutuskan bahwa semua event offline mereka yang dihadiri lebih dari 50 orang tidak akan digelar hingga bulan Juni 2021 mendatang.

Hal ini dilakukan pastinya berkenaan dengan aturan stay at home akibat pandemik corona yang berlaku  hampir di seluruh negara ya, sobat. 
Mark Zuckerberg CEO Facebook

Menurut Mark, beberapa acara mereka akan digelar dalam event virtual atau secara online. Selain itu, dia juga mengatakan Facebook akan memperpanjang aturan tidak ada perjalanan bisnis hingga Juni tahun ini, sekaligus meminta sebagian besar karyawan untuk tetap bekerja dari rumah mereka masing-masing hingga akhir Mei ini.

Juru bicara Facebook juga mengatakan perusahaan telah membatasi perjalanan bisnis para karyawannya ke Tiongkok, Korea Selatan, dan Italia. Ketiganya merupakan negara dengan jumlah kasus infeksi virus corona yang terbilang tinggi di dunia.

Dari keputusan ini, besar kemungkinan konferensi pengembang F8 2021 juga tidak akan digelar secara tatap muka di California seperti sebelum-sebelunya, ya Sobat. Konferensi Facebook F8 adalah sebuah kegiatan tahunan yang diadakan Facebook dan bertempat di San Francisco, California.

Tujuan event F8 ini adalah untuk menyatukan para pengembang dan pengusaha yang membantu jejaring sosial Facebook. F8 adalah konferensi pengembang Facebook tempat pengembang dan pengusaha berkolaborasi terhadap masa depan teknologi personal dan sosial tersebut. Konferensi F8 biasanya dimulai dengan pidato oleh pendiri Facebook, Mark Zuckerberg.


Awalnya, konferensi bertajuk F8 ini dijadwalkan akan digelar pada 5-6 Mei 2020 di San Jose, California, Amerika Serikat. Melihat gelaran tahun lalu, ajang ini biasanya dihadiri oleh ribuan orang dari seluruh dunia.

Kendati konferensi tahunan F8 ini batal, Director of Platform Partnerships Facebook,  Konstatinos Papamiltiadis, mengatakan perusahaan mereka masih akan mengadakan sejumlah event lokal, yang disiarkan secara langsung. (Ded)



Sabtu, 18 April 2020

Menkominfo Tegas Ancam Facebook, Twitter, IG, dan You Tube Jika Hoaks Covid-19 Tak Diberantas

Menkominfo Tegas Ancam Facebook, Twitter, IG, dan You Tube Jika Hoaks Covid-19 Tak Diberantas

Teknopartner.id - Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesai (Menkominfo), Johnny G. Plate meminta agar penyedia platform digital untuk aktif memberantas penyebaran berita  hoaks seputar Covid-19 yang beredar di platform seperti Facebook, Twitter, IG, dan You Tube.

Benar nih sobat, kalau kita tidak selektif melihat informasi bisa-bisa kita termakan berita hoaks seputar coronavirus ini. Menkomminfo melihat masih banyaknya konten hoaks yang beredar sementara pihaknya sudah meminta pemberantasan terhadap hal tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, beliau pun menegaskan bakal menggunakan seluruh kewenangan yang dimiliki Kemkominfo, jika berita hoaks seputar COVID-19 masih terus dibiarkan ada di platform digital. Ya, bisa jadi sanksinya berupa pembelokiran, ya, sobat. Semoga saja tidak terjadi, ya. 



Dilansir dari liputan6.com Kemkominfo mengatakan,pihaknya telah mengacu pada UU ITE dan UU terkait lainnya untuk mengingatkan, semua yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan di ruang digital. 

Kemkominfo mengatakan, saat ini pihaknya mencatat setidaknya ada 554 jenis berita hoaks yang menyebar di berbagai platform. Jumlah tersebut terus mengalami peningkatan hingga kini menjadi 1.209 konten.

Dari 1.209 berita hoaks itu, 834 menyebar di antaranya menyebar melalui platform Facebook, 10 menyebar di Instagram, 350 berita hoaks menyebar di Twitter, dan 6 lainnya menyebar melalui YouTube.


Namun setelah pihak Kemkominfo meminta ke penyelanggara platform medsos untuk melakukan pemberantasan, setidaknya ada 893 konten yang sudah di-take down. 316 lainnya masih dalam penanganan.

Kemkominfo juga meminta kepada semua masyarakat pengguna sosmed untuk tidak membuat serta menyebarkan berita hoaks seputar COVID-19 ini.  Siapa saja yang melanggar hukum terkait memproduksi dan meneruskan hoaks maka berpotensi untuk dihukum baik sanksi penjara maupun denda.

Menkominfo juga menjelaskan bahwa saat ini ada 89 tersangka yang terdiri dari 14 orang sudah ditahan dan 75 orang sudah diproses, terkait dengan memproduksi dan meneruskan berita hoaks lewat smartphone.

Untuk itu, beliau berharap masyarakat selalu membatasi diri dan menggunakan ruang digital dan smartphone dengan bijak. Ia menekankan, tindakan memproduksi dan menyebarkan hoaks adalah tindakan pidana.

BACA JUGA: Microsoft Dapat 4 Masalah Kerentanan Kritis, Segera Perbaharui Windows Anda

Siapa pun kita hendaknya tidak membuat informasi yang tidak jelas ya mengenai kondisi COVID-19 ini, ya sobat. Selain merugikan orang lain, bisa-bisa kita juga yang terciduk pihak berwajib. (Ded)

Netflik Beri Tontonan Serial Dokumenter “Gratis” Buat Kita

Netflik Beri Tontonan Serial Dokumenter “Gratis” Buat Kita

Teknopartner.id - Pencinta film pasti kenal dong dengan platform yang satu ini. Netflix merupakan platform yang menyediakan layanan yang memungkinkan penggunanya untuk menonton di mana pun, kapan pun, dan lewat media apa saja (smartphone, smartTV, tablet, PC, dan laptop).

Netflik bisa ibaratkan seperti toko penyewaan DVD berbasis digital yang  menawarkan ribuan judul dan gendre film digital di dunia maya. Keunggulannya, Netflik bersih dari iklan yang mengganggu, penonton tak perlu menunggu jadwal penayangan serial televisi, dan bisa menentukan sendiri konten yang ingin dinikmati. 

google.com/netflik

Kemudahan itu, harga untuk berlangganan Netflik ini cukup terjangkau. Anda cuku membayar dengan harga berlangganan mulai dari Rp 109.000. Untuk mendapatkan kualitas resolusi yang full DH anda hanya perlu menambah beberapa ribu rupiah saja lagi.

Kali ini Netflik ikut mengsukseskan program stay at home di masa pandemic COVID-19 dari beberapa negara. Netflix telah menyediakan tayangan film dokumenter secara gratis melalui channel YouTube-nya yang bisa ditonton oleh siapa saja.

Mereka berharap ini adalah cara sederhana yang mereka bisa lakukan untuk membantu para guru di seluruh dunia dalam proses pengajaran di masa karantina COVID-19 ini.

Perusahaan berbasis layanan streaming video on demand  itu juga mengatakan bahwa mereka telah mengunggah setidaknya sepuluh judul konten film dokumenter, di antaranya, Our Planet, 13th, xplained dan Knock Down the House. Pasti banyak yang belum pernah nonton film-film tersebut. 


selain film serial dokumenter, Netflik juga mengatakan mereka berencana untuk mengadakan sesi tanya jawab dengan beberapa kreator film di balik tayangan-tayangan film-film  tersebut.

Saat ini, konten dokumenter gratis tersebut hanya tersedia dalam bahasa Inggris, tetapi terjemahan ke dalam lebih dari sepuluh bahasa lainnya akan diluncurkan dalam beberapa hari mendatang.

Film-film berikut ini juga akan ditayangkan dalam link youtube mereka, yaitu, Babies, Chasing Coral, Abstract, Period. End of Sentence, The White Helmets, dan Zion. 

Mumpung gratis, tunggu apa lagi segera nikmati film-film berkualitas dari Netflik tersebut ya. Semoga bermanfaat. (Ded)


Google Terbitkan Situs "Online Education" dengan Bahasa Indonesia

Google Terbitkan Situs "Online Education" dengan Bahasa Indonesia

Teknopartner.id--Saat ini dunia sedang di coba dengan kondisi yang begitu berat, yang melibatkan seluruh manusia untuk ikut berperan, dan hal yang haru di lakukan seluruh manusia adalah social distanting, hal itu di sebabkan untuk pemutusan tali dari Covid-19.


Google Education (Google)

Indonesia telah mengambil langkah khusunya pada bidang pendidikan, yang di mana semua pelajar di alikahkan pembelajaranya ke rumah masing- masing dan menggunakan sistem pembelajaran online.

Semua sekolah sekarang sudah memberlakukan hal tersebut, dengan merekomendasikan berbagai aplikasi pembelajaran,Nah maka dari itu, google juga mengambil langkah untuk mempermudah pelajar dalam belajar online, dan sistem itu sudah berbasis dalam bahasa Indonesia.


Google Sediakan Tempat Khusus Aplikasi Edukasi Anak di Play Store Situs Mengajar dari Rumah berisi kumpulan aplikasi Google yang menunjang pendidikan, tips, dan materi pelatihan yang ditujukan untuk membantu pengajar dan siswa melakukan pembelajaran online dan jarak jauh.

"Kami ingin ikut membantu dalam cara apa pun yang bisa kami lakukan,”di ktip dari Managing Direktur Google Indonesia.  Sebelumnya juga Google telah menyediakan fitur-fitur premium Google Meet secara gratis bagi semua pelanggan G Suite dan G Suite for Education, hingga September 2020 Selain itu, Google juga telah menyediakan pelatihan dan tips melalui Google, YouTube dan YouTube Learning.

Untuk itu, para pelajar dan pengajar di seluruh Indonesia, mari manfaatkan semua fasilitas yang telah di sediakan,berhubung kondisi Indonesia yang masih dalam masa Social distancing, buruan coba situs pembelajaran Google dengan basis bahasa Indonesia. (Als)

Insinyur Asal Jerman Temukan Alat untuk Tingkatkan Kecepatan Internet: Sederhana dan Murah

Insinyur Asal Jerman Temukan Alat untuk Tingkatkan Kecepatan Internet: Sederhana dan Murah

Teknopartner.id - Internet lemot alias lelet memang jadi momok yang menjengkelkan bagi penggunanya. Era baru sekarang ini kecepatan internet adalah kebutuhan yang sangat diperlukan. Kabar baik nih, bagi pengguna tablet dan iPad akhirnya anda dapat meningkatkan kecepatan internet anda secara drastis, ya.


Faktanya, buffering yang anda rasakan ada juga yang dilakukan secara sengaja oleh penyedia layanan internet (ISP) yang anda gunakan. Jika paket internet yang anda gunakan adalah salah satu yang murah, maka jangan heran jikaanda tidak bisa menonton Youtube dengan leluasa,  Netflix, pokoknya lebih banyak bufferingnya.

Tetapi anda jangan khawatir, sekarang zaman sudah canggih. Anda hanya perlu satu perangkat sederhana namun jenius untuk mengatasi lemotnya jaringan internet anda. 

Ide ini bermula dari  seorang insinyur yang telah bekerja lama pada salah satu provider ternama di Jerman. Dia menyadari bahwa orang membayar harga penuh untuk layanan internet yang kadang-kadang nyaris tidak berfungsi.

Dia menciptakan perangkat yang dapat mem-bypass kecepatan ISP dan kecepatan WiFi di sekitarnya. Ia ingin perangkat tersebut bekerja sesederhana mungkin sehingga dapat digunakan oleh siapa saja.
Setelah melakukan percobaan beberapa hari, akhirnya ia mendapatkan hasil yang ia inginkan. Ia memberi nama alat tersebut “WiFi UltraBoost”.

Selanjutnya, bagaimana alat ini bekerja?

Lapisan penghalang di sekitar kita dapat mencegah sinyal yang sudah menyebar dengan kecepatan penuh menjadi terhambat. Wifi UltraBoost membantu mengatasi masalah ini hanya dengan menghubungkannya ke soket apa pun!

Alat ini melihat sinyal yang ada,lalu meningkatkan karakteristiknya dan kemudian mentransmisikan Wi-Fi yang sudah diperkuat melalui melewati semua hambatan yang ditemui, apakah itu dinding beton atau apa pun.

BACA JUGA: Ponsel Gaming Lenovo di Lengkapi Dengan Fast Charging 90 Watt - Lihat Kelebihannya

Singkatnya, “Wifi UltraBoost” ini mampu memberikan  kita koneksi internet yang lebih cepat dan lebih kuat, kapan saja dan di mana pun tanpa biaya tambahan.

Banyak yang mengakui perangkat ini sebagai perangkat yang tidak hanya meningkatkan koneksi  internet yang lambat tetapi juga meningkatkan Wi-Fi yang cepat dengan membuatnya lebih baik.
“WiFi UltraBoost” mampu meningkatkan kecepatan menjadi 84,6 Mbit.  Luar biasa bukan? Setidaknya 10 perangkat untuk menonton video yang sama dengan kualitas HD 4k sekali pun bisa dalam waktu yang bersamaan.

Masalah harga anda tidak perlu khawatir, ya sobat. Cukup terjangkau kok. Perangkat ini dibandrol dengan harga $ 49 saja. Tidak rugilah tentunya jika hasilnya memuaskan. Selamat mencoba, ya. Semoga bermanfaat. (Ded)

Jumat, 17 April 2020

Grab, OVO, dan Tokopedia Buka Donasi “Berbagi THR” Anda Mau?

Grab, OVO, dan Tokopedia Buka Donasi “Berbagi THR” Anda Mau?

Teknopartner.id - Masa pandemik ini memang sudah seharusnya kita untuk saling berbagi satu sama lain. Kita patut bersyukur di negara kita, masa COVID-19 ini banyak mengundang para dermawan untuk terus berbagi. 

Bagi anda pengguna aplikasi Grab, OVO, dan Tokopedia anda bisa dengan mudah untuk berbagi atau menyumbangkan donasi anda. Ketiga platform tersebut saat ini sedang menggalang dana untuk bantuan sembako bagi pekerja informal yang terdampak covid-19 lewat program mereka 'Patungan Untuk Berbagi THR'.

image: beritasatu.com

Program ini merupakan program donasi dan distribusi sembako minim kontak, mulai dari proses pengumpulan donasi, pembelian paket hingga pengirimannya. Semua dilakukan dengan pembatasan kontak secara optimal.

Ketiga platform tersebut juga menggandeng organisasi sosial lainnya, seperti BenihBaik, Jaringan Gusdurian, dan PP Pemuda Muhammadiyah. Nantinya, bantuan tersebut akan disalurkan kepada pekerja informal yang terdampak langsung oleh pandemi virus corona di wilayah Jabodetabek.

Selain menghimpun dana dari masyarakat pelanggannya, ketiga platform digital tersebut juga menggalang donasi mereka masing-masing yang terkumpul hingga Rp 1,5 miliar.

Karaniya, Presiden Direktur OVO mengungkapkan lewat situs resmi mereka (Jumat,17/4/2020) bahwa Patungan Untuk Berbagi ini tujuannya untuk untuk memantik semangat kolaborasi, solidaritas dan berbagi di antara sesama anak bangsa Indonesia.


Melissa Siska Juminto, selaku Chief Operating Officer Tokopedia, mengungkapkan bahwa penggunaan teknologi dapat mendorong lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam membantu orang lain, terutama untuk mereka yang bekerja di sektor informal dan kehilangan pendapatan karena pandemi COVID-19 ini.

Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi mengatakan sejalan dengan misi GrabForGood, mereka  terus berkomitmen untuk membawa dampak positif dari teknologi untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Nah, bagi kalian yang menggunakan salah satu dari platform tersebut jangan sia-siakan kesempatan beramal lewat program “Patungan Untuk Berbagi THR” ini. Semoga bermanfaat dan kita bisa terus menyebarkan kebaikan. (Ded)

Finternet Akan Bangun 500 Titik Jaringan “Internet Berbagi” di Jabodetabek

Finternet Akan Bangun 500 Titik Jaringan “Internet Berbagi” di Jabodetabek

Teknopartner.id – saat ini internet memang sudah menjadi kebutuhan sekunder manusia di seluruh dunia. Setiap tahunnya peningkatan jumlah pengguna internat pasti akan terus bertambah sesuai dengan tren zamannya.

Hasil survei yang dilakukan We Are Social, pada tahun 2020 saja ada 175,4 juta pengguna internet di Indonesia. Data ini menunjukan bahwa ada oeningkatan sekitar 17 persen atau 25 juta pengguna internet di Indonesia.

Namun demikian, diberbagai daerah di Indonesia  masih banyak terdapat sejumlah masyarakat yang tidak dapat menikmati internet dikarenakan berbagai alasan. Seperti keterbatasan untuk membeli paket data internet dan tidak adanya jaringan internet.  Jaringan internet ini masih menjadi alasan utama dari masalah internet di Indonesia jika dibanding dengan negara lain di dunia.

google.com/finternet


Untuk mewujudkan jaringan internet yang merata bagi semua kalangan, Finternet akan membangun 500 titik Jaringan “Internet Berbagi” di Jabodetabek pada tahun ini.

"Internet adalah hak setiap orang, karena sudah menjadi kebutuhan dasar setiap harinya. Saya yakin bahwa internet dapat memberikan kehidupan yang lebih baik untuk masyarakat," ungkap Fikrah, General Manager Finternet, melalui keterangannya, Jumat (17/4/2020).

Namun berdasarkan data yang dipelajari, ia melanjutkan, masih banyak masyarakat Indonesia yang kesulitan untuk memiliki jaringan internet. Tidak hanya di pedesaan, tapi juga di kota besar.

"Maka dari itu, kami akan membangun 500 titik Jaringan Internet Berbagi di Jabodetabek pada tahun ini," tambahnya.


Jaringan “Internet Berbagi” adalah program yang memungkinkan pemilik jaringan internet berbagi jaringannya ke masyarakat di sekitarnya. Saat ini Finternet telah bekerjasama dengan beberapa pemilik jaringan internet untuk mewujudkan internet berbagi ini.

Pengguna jaringan Finternet hanya perlu melakukan tiga langkah sederhana. Pertama, cari jaringan Finternet terdekat melalu website.

Kedua, setelah mengakses, pengguna internet akan melihat advertising. Ketiga, pengguna melakukan login dan langsung dapat menggunakan jaringan internet.

“Kami berbeda dari internet service provider (ISP) pada umumnya. Finternet memiliki nilai sharing economy dengan berbagi pendapatan dengan pemilik jaringan dari pendapatan iklan yang kami peroleh,” ungkap Fikrah.

Ke depannya, Finternet berharap dapat menjangkau seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke agar  dapat menghubungkan masyarakat ke internet.(Ded)

Kamis, 16 April 2020

 Awas Bahaya Tren Foto #ClassOf2020 di Medsos, Mengintai Kita

Awas Bahaya Tren Foto #ClassOf2020 di Medsos, Mengintai Kita


Tenopartner.id - Beberapa waktu lalu muncul tren yang sedang viral di berbagai media sosial jagad dunia maya. Di mana kita saling berbagi foto semasa sekolah dulu, semasa kecil, sebagai solidaritas di tengah karantina mandiri menghadapi pandemi virus corona (Covid-19). Foto yang diunggah biasanya diberi tagar #ClassOf2020. 

Sebenarnya jika kita mau meninjau ulang rasanya tidak ada hubungannya kegiatan tersebut dengan pandemic COVID-19 yang sedang kita hadapi.

Tren terbaru ini awalnya muncul di kalangan pengguna media sosial (medsos) Amerika Serikat (AS). Kemudian dengan cepat diikuti oleh negara-negara lainnya di seluruh belahan dunia.

image: google.com

Salah satu organisasi nirlaba, The Better Business Bureau (BBB) mengatakan, tren tersebut sekilas memang terlihat menyenangkan dan tidak berbahaya. Namun, warganet disarankan untuk berpikir dua kali sebelum membagikan foto masa lalunya secara daring.

Di kutip dari di Clickorlando.com, Rabu (15/4), lewat Republikaonline The Better Business Bureau (BBB) menyebut bahwa peretas yang aktif berselancar melalui situs media sosial akan selalu melihat unggahan-unggahan dengan tagar #ClassOf2020 itu.

The Better Business Bureau (BBB) juga mengingatkan warganet untuk selalu berhati-hati mengikuti tren di medsos, termasuk membagikan foto pribadi, daftar kendaraan pribadi, atlet favorit, acara televisi favorit, dan yang lainnya. Karena info-info tersebut  biasanya adalah kata sandi yang sering digunakan dalam pertanyaan keamaan.


The Better Business Bureau (BBB) juga memberikan tips agar kita tetap aman di media sosial. Pertama, sekuat mungkin tahan godaan untuk mengikuti setiap tren di media sosial. Meskipun kita senang melihat unggahan orang lain, tetapi lebih baik kita tidak buru-buru mengikuti tren tersebut.

Kedua, tinjau ulang pengaturan keamanan akun media sosial kita. Periksa pengaturan keamanan di semua platform media sosial. Siapa saja yang dapat melihat info diri kita, dan lain-lain. 

Ketiga, perlu kita perhatikan teman, pengikut, yang kita ikuti dalam media sosial apabila kita anggap tidak jelas dan tidak bermanfaat jangan ragu untuk memutuskan hubungan dengan akut tersebut. (Ded)




Rabu, 15 April 2020

Pemberlakuan IMEI, Solusi jika Ponsel Kita Hilang

Pemberlakuan IMEI, Solusi jika Ponsel Kita Hilang


Teknopartner.id - Kabar baik kembali menghampiri dunia teknologi, nih. Khususnya pengguna telepon genggam, smartphone, dan yang lainnya. Wacana yang telah lama digadang-gadangkan akan adanya validasi nomor Internasional Mobile Equipment akhirnya mendapat titik terang. 

Pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika yang juga bekerja sama dengan Kementrian Perindustrian akhirnya ketuk palu akan peraturan IMEI. Peraturan tersebut akan diberlakukan mulai tanggal 18 April 2020 mendatang.

image: tribunkalteng.com
Dilansir dari republikaonline.co.id Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian, Janu Suryanto mengatakan bahwa penerapan kebijakan IMEI tidak hanya berlaku untuk ponsel saja, namun juga merangkap perangkap elektronik yang tersambung dengan jaringan internet seluler.

Janu Suryanto juga menyarankan kepada konsumen yang akan membeli ponsel untuk segera mengecek kode IMEI ponselnya, yang jika tidak bisa “on” berarti ponsel anda Black Market (BM). Menurutnya, pemberlakuan IMEI ini juga sudah dilakukan oleh negara-negara lainnya seperti India, Australia, Mesir dan Turki. 

Tujuan pemberlakuan peraturan IMEI ini tentunya untuk menghindari penipuan barang-barang elektronik di pasar Black Market  yang tentunya sangat merugikan negara dan produsen asli.

Menariknya, validasi nomor IMEI ini dapat digunakan untuk memecahkan masalah ponsel yang hilang atau dicuri. Hal ini disampaikan oleh Kepala Subdirektorat Kualitas Layanan dan Harmonisasi Standard Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bapak Nur Akbar Said.

 Sekarang anda harus tahu, nih, bagaimana caranya memanfaatkan validasi IMEI untuk memblokir ponsel anda jika hilang atau dicuri. Caranya cukup mudah, anda terlebih dahulu melaporkan kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan surat kehilangan.

image: google.com/IMEI
Selanjutnya, anda bisa mendatangi operator seluler yang anda gunakan (misal: Telkomsel), pihak operator akan memasukan data ke sistem Equipment Identity Register (EIR) yang otomatis akan terhubung dengan Centralized Equipment Identity Register (CEIR) milik pemerintah.

Selanjutnya Centralized Equipment Identity Register (CEIR) akan mengeluarkan status bahwa ponsel tersebut masuk ke dalam black list. Dengan demikian, seluruh operator tidak dapat memberikan izin pengaktifan terhadap ponsel tersebut.

Tentu saja kabar ini sedikit melegakan kita jika suatu saat kita mengalami kehilangan ponsel. Biasanya yang paling kita takutkan jika hal itu terjadi adalah ketika ponsel kita ditemukan atau dicuri kemudian mereka melakukan tindakan pembajakan atau perusakan terhadap data yang ada di dalam ponsel kita.


Semoga saja, ya, kebijkan pemerintah mengenai validasi IMEI ini bermanfaat buat kita semua. (Ded)

Selasa, 14 April 2020

Deretan Ancaman Siber di Balik Aplikasi Zoom dan Sejenisnya yang Harus Kamu Ketahui

Deretan Ancaman Siber di Balik Aplikasi Zoom dan Sejenisnya yang Harus Kamu Ketahui

Teknopartner.id, Jakarta - Beberapa pakar Kaspersky menyelidik lanscape intimidasi buat aplikasi video conference untuk pastikan keamanan serta kenyamanan proses komunikasi beberapa pemakai. 

Mereka mengklaim sudah mengetahui seputar 1.300 files terdeteksi memakai nama yang sama dengan aplikasi terkenal, seperti Zoom, Webex, serta Slack. 

Aplikasi virtual rapat sekarang sediakan langkah gampang buat orang buat tersambung lewat video, audio atau teks saat tidak terletak fasilitas komunikasi lain yang ada.
sumber : www.businessinsider.sg


Di peluang berikut beberapa aktor kejahatan siber coba mendistribusikan beberapa intimidasi siber dengan kedok aplikasi terkenal. Antara 1.300 files itu, ada 200 intimidasi teridentifikasi. 

Karspersky mengklaim, Senin (13/4/2020), intimidasi umum ialah dua tipe adware yakni DealPly serta UnduhSponsor. 

Kedua-duanya adalah pemasang (installer) yang akan tampilkan iklan atau mengambil modul adware. Piranti lunak itu umumnya ada pada piranti pemakai sesudah didownload dari pasar tidak sah. 

Walau adware bukan tipe piranti lunak beresiko, mereka masih bisa memunculkan efek privacy. Produk Kaspersky sudah sukses mengetahui serta memblok DealPly serta UnduhSponsor. 

Lepas dari adware, pada beberapa masalah, ahli Kaspersky temukan intimidasi yang disamarkan untuk file.lnk--pintas (shortcuts) ke aplikasi. 

Serta, sejumlah besar dari mereka teridentifikasi untuk Exploit.Win32.CVE-2010-2568--kode beresiko yang lumayan lama, tetapi masih menyebar luas--memungkinkan striker menginfeksi beberapa computer dengan malware penambahan. 

Tetapi "Raja" sebetulnya dari aplikasi pertemuan sosial yang namanya terbanyak dipakai oleh beberapa aktor kejahatan siber dalam eksperimen mendistribusikan intimidasi siber ialah Skype. 

Ahli Kaspersky sukses temukan sekitar 120.000 files meresahkan yang memakai nama aplikasi itu. Tidak seperti yang lain, pemakaian nama aplikasi ini tidak cuma diperuntukkan buat mendistribusikan adware, dan juga beberapa malware - terutamanya Trojan. 

"Buat lebih jelas: tidak terletak kenaikan menegangkan dalam jumlah gempuran atau jumlah file yang disamarkan untuk aplikasi pertemuan sosial terkenal. Jumlah aktual dari file-file yang kita melihat ini cukup ada di level moderat, " kata Denis Parinov, ahli keamanan di Kaspersky lewat penjelasannya. 

Lain perihal dengan Skype, aplikasi ini pada intinya telah jadi sasaran buat beberapa aktor kejahatan siber sepanjang tahun sebab populeritasnya. Di saat yang sama, kami berpikir jika, penting buat beberapa orang buat tahu mengenai kehadiran intimidasi seperti itu. 

"Pada kondisi seperti sekarang, saat sejumlah besar dari kita kerja di rumah, penting buat pastikan jika apa yang kita pakai untuk basis pertemuan sosial daring didownload dari sumber resmi, dengan penataan pas serta tidak mempunyai kerentanan berat yang belum ditangani awalnya, " Denis memungkaskan.
4 Situs Terbaik Meeting Online Gratis Tanpa Registrasi

4 Situs Terbaik Meeting Online Gratis Tanpa Registrasi

Teknopartner.id--Di tengah wabah corona yang tengah menimpa dunia, terdapat dampak yang sangat besar terhadap kegiatan-kegiatan keseharian setiap orang, salah satunya dalam bidang pendidikan dan perusahaan.

Tak sedikit pengguna jaringan sosial yang memanfaatkan aneka  platform video conference untuk sekadar berkomunikasi dengan kerabat atau rapat secara virtual. 


sumber :  businessfirstfamily.com
Beragam platform pun tersedia dan bisa dipakai secara cuma-cuma, seperti Zoom Meetings, Hangouts Meet, Messenger, hingga Cisco Webex. Meski demikian, sebagian besar penyedia video conference, mengharuskan penggunanya memiliki akun untuk bisa menikmati layanan di platform tersebut.

Nah, tahukah Anda bahwa ada beberapa yang mengizinkan Anda untuk melakukan konferensi video bersama keluarga atau rekan kerja tanpa harus mengunduh dan registrasi aplikasi terkait? 

Artinya pengguna cukup mengunjungi situs yang dimaksud untuk bisa langsung membuat ruangan rapat digital.  Berikut ini adalah beberapa platform untuk konferensi video tanpa harus registrasi atau mengunduh aplikasi, sebagaimana yang telah di rekomendasikan oleh teknopartner.id

1. Skype
Situs Skype. (Teknopartner.id)

Anda pasti tahu skype? Aplikasi video conference karya Microsoft ini ternyata juga bisa dipakai untuk berkumpul secara online bersama 49 teman Anda sekaligus tanpa harus registrasi. Anda cukup mengunjungi situs Skype.

Klik tombol "Create a free meeting" > "Start a call" > dan "Join as guest". Setelah itu, masukkan nama Anda dan klik tombol "Join". 

Untuk membuat ruangan. Jika ingin mengundang orang lain, Anda bisa dengan mudah menyalin tautan yang tercantum di kotak alamat URL dan membagikannya ke keluarga atau kerabat

2. Jitsi Meet
Situs Jitsi Meet. (Teknopartner.id)
Jitsi merupakan platform telekonferensi berbasis open-source yang mampu menampung hingga 75 peserta. Untuk menikmati Jitsi, Anda bisa mengunjungi tautan berikut. Kemudian, tulis nama ruangan virtual yang Anda inginkan di kolom "Start a new meeting" dan klik tombol "Go". 

Beberapa saat kemudian, Anda akan disodorkan dengan tampilan ruangan Jitsi. Salin dan bagikan tautan ruangan tersebut ke orang lain apabila ingin meramaikan suasana. 

3. 8x8
Situs 8x8. (Teknopartner.id)
Sama seperti Skype, 8x8 mampu menampung peserta hingga maksimal 50 orang dan menawarkan meeting dengan durasi waktu unlimited.  Jika ingin menggunakan 8x8, Anda bisa meng-klik tautan berikut dan memasukkan nama ruangan di kolom yang tersedia. 

Lalu, klik tombol "Start meeting" untuk memulai sesi panggilan video teleconference. Anda pun bisa mengundang orang lain dengan cara menyalin tautan di kotak URL dan menyebarkannya ke teman Anda.

 4. Talky
Situs Talky. (Teknopartner.id)



Talky memungkinkan pengguna untuk menikmati layanan video conference secara gratis dengan tampilan antarmuka yang sederhana. Berbeda dengan platform lain, jumlah peserta panggilan pada Talky sangat terbatas.

Satu sesi panggilan video Talky hanya mampu memuat 6 orang saja, tidak seperti Skype, Jitsi, dan 8x8 yang bisa mencapai puluhan orang.






Apabila ingin menikmati platform ini, Anda cukup mengunjungi tautan berikut dan masukkan nama ruangan yang Anda inginkan. Kemudian, klik tombol "Start a chat". 

Setelah itu, ruangan virtual akan terbuat dan orang lain bisa masuk jika mereka mengunjungi tautan yang Anda bagikan.  Perlu dicatat, pengguna sebaiknya menggunakan perangkat desktop (laptop/PC) agar layanan video conference di sejumlah platform ini dapat digunakan dengan maksimal.(14/03/2020). (Ltf)