--> Teknopartner.id: casio | Informasi Teknologi Terpercaya, Kekinian, dan Bermanfaat
Tampilkan postingan dengan label casio. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label casio. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juni 2020

Youtuber Kreatif, Kalkulator Diobrek Buat Chatting, Ini Akibatnya

Youtuber Kreatif, Kalkulator Diobrek Buat Chatting, Ini Akibatnya


Teknopartner.id - Kelamaan karantina wilayah atau lockdown memang membuat ide kreatif banyak orang bertebaran. Pasalnya, rasa bosan membuat orang lari dari zona nyaman rebahan atau sekedar menjelajah dunia maya.

Hal inilah yang dilakukan oleh seorang YouTuber bernama Neutrino. Ia mengoprek kalkulator Casio model Fx-991MS lama pemberian pamannya untuk disulap menjadi "kalkulator pintar".

Kalkulator Casio model Fx-991MS (image: edu.casio.com)

Kalkulator ilmiah buatan Casio  model Fx-991MS itu ia oprek, sehingga memiliki koneksi ke jaringan internet. Hasilnya, kalkulator itu pun bisa digunakan untuk chatting ketika terhubung dengan WiFi.

"Karena kami sedang lockdown, saya ingin melakukan sesuatu yang menyenangkan, yang bisa membuatku sibuk seminggu hingga dua minggu," kata Neutrino, dilansir dari MSN.

Namun, apa yang dilakukan oleh Neutrino itu ternyata membuat Casio tidak senang. Pabrikan asal Jepang itu malah menuntut YouTube dan GitHub, meminta agar video dan posting tutorial Neutrino dihapus, karena melanggar Digital Millenium Copy Act (DMCA) atau hak cipta digital.

Menurut Casio, video dalam YouTube Neutrino memuat informasi properti yang seharusnya menjadi rahasia perusahaan.

"Repositori memuat kode yang seharusnya tidak boleh dipublikasikan. Konten yang disiarkan merupakan penyalinan langsung kerja klien kami secara persis," begitu isi gugatan Casio yang diwakili firma anti pemalsuan, REACT.

Akhirnya, video tersebut pun dihapus dari YouTube dan repositori GitHub. Neutrino pun memberikan tanggapan atas gugatan yang dialamatkan kepadanya.

Ia mengatakan bahwa tidak melakukan apa pun untuk kode yang disebutkan Casio dalam tuntutan. Dalam file "readme", ia menjelaskan bahwa dia membuat kode sendiri, bukan mengotak-atik kode dari perangkat Casio.

"Mereka juga menuduh saya dengan mengatakan bahwa semua repositori sangat mengganggu, tapi sebenarnya konten orisinil yang mereka tuding tidak ada kaitannya dengan kode saya," kata Neutrino dihimpun dari Vice.

BACA JUGA: Platform berikut ini Membuat Suasana Belajar Lebih Menarik dan Dijamin Menghilangkan Kebosanan

Neutrino memanfaatkan layar solar kecil di sudut kanan kalkulator. Layar yang diubah menjadi panel OLED tersebut dihubungkan dengan modul WiFi ESP8266 dan baterai yang bisa diganti, tanpa mengubah bentuk fisik kalkulator Casio.

Setelah terkoneksi dengan WiFi, Neutrino menambahkan data pre-uploaded dari pengembang mobile Firebase. Ia juga menambahkan interface dengan menggunakan sensor dan magnet tersembunyi.

Seperti disebut sebelumnya, Neutrino mengotak-atik kalkulator lawasnya dengan sebuah program chat sederhana. Tentu program tersebut tidak bisa difungsikan optimal untuk chatting sebagaimana smartphone.


Saat awal kemunculan videonya, banyak orang khawatir bahwa kalkulator ini akan disalahfungsikan siswa untuk mencontek. (Ded)